Hadir Jadi Saksi di Sidang e-KTP, Gamawan: Saya Bela Integritas

09 Oktober 2017 - 10:45:44 WIB Kategori Artikel : Politik


Jakarta - Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengaku tidak pernah menerima apapun terkait kasus korupsi e-KTP. Dia dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara tersebut.

Gamawan tampak hadir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta dengan mengenakan kemeja lengan pendek warna putih. Dia mengaku siap untuk bersaksi.

"Jawab apa saja yang ditanyakan jaksa, Insyaallah saya membela integritas saya," ucap Gamawan sebelum sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (9/10/2017).

Gamawan mengaku selama 35 tahun menjadi pegawai negeri sipil (PNS), baru kali ini dia berurusan dengan korupsi. Dia mengaku tak pernah mendapatkan apapun yang bukan haknya.

"Selama 35 tahun jadi PNS belum pernah berurusan seperti ini," kata Gamawan.

"Insyaallah saya tidak menerima apa-apa yang ilegal karena saya takut dengan Allah," sambung Gamawan.

Selain Gamawan, hari ini akan dipanggil 6 saksi lainnya yaitu Yusuf Darwin Salim, Zudan, Setya Budi Arijanta, Kristitan Ibrahim Moekmin, Setya Novanto, dan Ganjar Pranowo.

Namun, Novanto melalui penasihat hukumnya Fredrich Yunadi mengatakan tidak hadir di persidangan, Alasannya kondisi kesehatan Novanto masih belum memungkinkan untuk hadir di sidang.

"Beliau kan kondisi kesehatannya masih belum memungkinkan," kata Fredrich.

Ganjar Tidak Hadir Jadi Saksi di Sidang e-KTP

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hari ini sedianya dipanggil menjadi saksi kasus korupsi e-KTP. Namun, Ganjar tidak hadir dalam sidang dengan terdakwa Andi Narogong.

"Mohon maaf yang mulia, hari ini rencananya kami panggil 7 saksi. Namun yang tidak bersedia hadir Ganjar Pranowo dan Setya Novanto," kata jaksa KPK Abdul Basir sesaat setelah sidang dimulai.
(ams/dhn)

sumber : news.detik.com

 


LINK TERKAIT