MENGEJAR PELUANG KE TIMUR NUSANTARA

30 Maret 2018 - 12:56:13 WIB Kategori Artikel : Berita Lokal


KAJEN - Kabupaten Manggarai Barat merupakan Kabupaten baru sebagai pengembangan Kabupaten Manggarai di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang pada tahun 2003 di dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu Kabupaten Manggarai Tengah, Manggarai Barat dan Manggarai Timur.

Sebagai Kabupaten baru, Manggarai Barat memiliki potensi Alam yang luar biasa khususnya potensi pariwisata. Dengan gugusan pulau (2604 pulau) yg eksotis, seperti Pulau Komodo, Rica, Pandar, Pinkbeach merupakan daya tarik pariwisata yang luar biasa. Tak heran bila Kabupaten Manggarai Barat sebagai kabupaten penyumbang terbesar kunjungan wisata Propinsi NTT, dengan 500 ribu wisatawan atau lebih dari 30% dari 1,5 juta kunjungan wisata di NTT.

Namun di sisi lain, sebagai Kabupaten yang baru berusia 15 tahun, Kabupaten Manggarai Barat tak lepas dari permasalahan terkait pendukung sektor pariwisata. Disamping infrastruktur yang terus dibenahi, sektor ekonomi kreatif sebagai faktor pendukung pariwisata juga menjadi permasalahan tersendiri. Sebagai contoh, souvenir dan cinderamata merupakan hal yg menjadi perhatian tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Demikian salah satu bahan diskusi antara Wakil Bupati Manggarai Barat, DrH. Maria Geong, P.Hd dengan Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH, M.Si disela-sela kunjungan kerja dan studi komperasi Pemerintah Kabupaten Pekalongan ke Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (24/3/2018).

Bupati Asip Kholbihi sangat apresiatif dan menyambut positif apa yang disampaikan Wakil Bupati Manggarai Barat. Bagi Kabupaten Pekalongan yang memiliki keunggulan di bidang UMKM khususnya Seni Batik, apa yang disampaikan Wakil Bupati merupakan sebuah peluang. “Produk-produk Batik Pekalongan telah menjadi pemasok souvenir dan cinderamata di berbagai obyek wisata nusantara seperti Bali, Lombok, Jakarta dan sebagainya,” terang Bupati Asip Kholbihi.

Bupati Asip Kholbihi menawarkan Batik Pekalongan sebagai salah satu alternatif untuk mendukung dunia pariwisata Kabupaten Manggarai Barat. Tentunya motif dan corak batik akan disesuaikan dengan karakteristik dan budaya khas dari Nusa Tenggara Timur khususnya Kabupaten Manggarai Barat, seperti corak/motif komodo.

Wakil Bupati Manggarai Barat DrH. Maria Geong, P.Hd menyambut positif gagasan yang disampaikan Bupati Pekalongan. Bahkan tawaran dari Bupati Pekalongan untuk melatih membatik pelaku UMKM di Manggarai Barat sangat menarik karena ke depan ada transformasi keahlian membatik dari Kabupaten Pekalongan ke masyarakat Manggarai Barat sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut dari studi komparasi ini, Bupati Asip Kholbihi telah memerintahkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Pekalongan untuk menangkap peluang ini dengan menginformasikan kepada sentra-sentra UMKM batik bahkan untuk membuat dan mengirimkan contoh-contoh desain batik Pekalongan khas Manggarai Barat kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Demikian hasil pembicaraan yang berlangsung penuh keakraban antara Bupati Pekalongan dengan Wakil Bupati Manggarai Barat disela-sela kunjungan kerja singkat Pemerintah Kabupaten Pekalongan ke Kabupaten Manggarai Barat. Banyak manfaat bagi ke dua kabupaten, masing-masing saling "mengisi" dengan potensi yang dimiliki.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati Pekalongan didampingi istri, Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM., Asisten Administrasi Ir. Bambang Guritno, Sekretaris DPRD H. Moh. Zaki, S.IP, Kepala Bappeda dan Litbang Ir. H. Bambang Irianto, M.Si., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ir. H. Siswanto.

Selanjutnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Wiryo Santoso, S.IP., MH., Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Drs. Sirhan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Ir. Hurip Budi Riyantini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumarwati, S.Pd., MAP, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Anis Rosidi, S.Sos., M.Si (didik/dinkominfo kab.pekalongan)

Sumber : www.pekalongankab.go.id


LINK TERKAIT